Senin, 14 April 2008
"Warga negara yang baik adalah seseorang yang menjalankan hak dan kewajibannya dengan baik".
Setidaknya itu yang udah aku lakukan kemarin, waktu diadain Pemilihan Gubernur Jawa Barat.
Aku udah bersusah payah untuk datang ke TPS -Tempat Pemungutan Suara- yang jaraknya 5 kilo dari tempatku tinggal,
dengan niat untuk menggunakan hak suaraku sebagai warga Jabar.
Sesampai di TPS, aku diberitahu kalau aku tidak diperkenankan untuk "Nyobloss" karena tidak didaftarkan di sana.
Gemana perasaanku...???
Emmm...biasa aja...tapi, kesel juga.
Biasa aja karena selama ini aku tidak pernah begitu merasakan dampak atau kontribusi yang diberikan pemerintah Jabar.
Aku merasa tidak begitu peduli siapa pun yang nanti jadi Gubernur. Seperti kebanyakan orang, aku sudah beranggapan bahwa para Cagub itu, "lain waktu kampanye, lain waktu menjabat".
Waktu kamanye janji ini-itu, begini-begitu...setelah duduk di kantor Gubernur sebagai pemimpin Jabar, setelah nerima duit dan dana kampanye udah balik semua -balik modal-, mereka tinggal membesarkan perut saja. Lupa dengan janji-janjinya.
Apa yang aku dan warga Jabar lainnya rasain??? Gak ada...gak efek perubahan yang signifikan, kecuali harga-harga yang terus naek.
Jadi, sebenarnya aku juga gak salah kalo ngerasa gak peduli siapa pun yang nanti jadi Gubernur.
Tapi, tapi, tapi...Rasulullah pernah memerintahkan kita, sebagai umat muslim untuk memilih pemimpin yang baik.
Karena hidup dan hancurnya sebuah komuitas ditentukan oleh pemimpin komunitas itu.
Sebuah tanggung jawab moral buatku untuk memilih pemimpin yang baik. Setidaknya, yang terbaik dari yang buruk, karena di negara ini, kayaknya belum ada orang yang bisa jadi pemimpin yang baik.
Ini dari pengalaman kemarin juga, gara-gara aku gak sempet milih di Pemilu KM-ITB, akhirnya Kemahasiswaan ITB dipimpin perempuan.
Gak masalah juga sih, tapi aku merasa kalo calon yang lain itu lebih baik.
Dan sekarang, di Pemilihan Gubernur Jabar, aku gak ingin kejadian di ITB terulang lagi.
Dari kampanye-kampanye kemaren, yang aku lihat cukup bagus untuk memimpin Jabar -menurutku-, hanya satu calon saja, yaitu HaDe dari PKS dan PAN.
Kampanye-kampanye mereka cukup bagus dengan banyak melibatkan kegiatan-kegiatan sosial.
Tidak seperti calon lain yang kampanye pake Nita Thalia, ato cewek-cewek berbaju minim.
Hiiii...masak aku dipimpin sama orang kayak gitu.
Akhirnya, dengan bulat hati, aku bertekad untuk memilih dan menggunakan hak suaraku.
Tapi, apa mau dikata. Aku sudah berniat dan take action, namun niatku tidak terlaksana.
Setelah sampe di asrama-tempatku tinggal- aku nonton TV, tepatnya TV One dan Metro, ternyata pilihanku unggul dalam perhitungan suara.
Masih Quick Round sih, tapi itu sudah menggambarkan bagaimana masyarakat memandang calon pemimpinnya.
Memperlihatkan bagaimana masyarakat ingin suasana baru dengan wajah baru yang memimpin Jabar.
Walopun aku orang asli berdarah Jawa tengah, tapi aku lahir dan besar di Jabar.
Demi Jabar yang lebih baik, semoga pemimpin yang terbaik akhlaknya yang memimpin Jabar.
Kata Da'i, kalo pengen Aman, pilih HaDe....=D
"Warga negara yang baik adalah seseorang yang menjalankan hak dan kewajibannya dengan baik".
Setidaknya itu yang udah aku lakukan kemarin, waktu diadain Pemilihan Gubernur Jawa Barat.
Aku udah bersusah payah untuk datang ke TPS -Tempat Pemungutan Suara- yang jaraknya 5 kilo dari tempatku tinggal,
dengan niat untuk menggunakan hak suaraku sebagai warga Jabar.
Sesampai di TPS, aku diberitahu kalau aku tidak diperkenankan untuk "Nyobloss" karena tidak didaftarkan di sana.
Gemana perasaanku...???
Emmm...biasa aja...tapi, kesel juga.
Biasa aja karena selama ini aku tidak pernah begitu merasakan dampak atau kontribusi yang diberikan pemerintah Jabar.
Aku merasa tidak begitu peduli siapa pun yang nanti jadi Gubernur. Seperti kebanyakan orang, aku sudah beranggapan bahwa para Cagub itu, "lain waktu kampanye, lain waktu menjabat".
Waktu kamanye janji ini-itu, begini-begitu...setelah duduk di kantor Gubernur sebagai pemimpin Jabar, setelah nerima duit dan dana kampanye udah balik semua -balik modal-, mereka tinggal membesarkan perut saja. Lupa dengan janji-janjinya.
Apa yang aku dan warga Jabar lainnya rasain??? Gak ada...gak efek perubahan yang signifikan, kecuali harga-harga yang terus naek.
Jadi, sebenarnya aku juga gak salah kalo ngerasa gak peduli siapa pun yang nanti jadi Gubernur.
Tapi, tapi, tapi...Rasulullah pernah memerintahkan kita, sebagai umat muslim untuk memilih pemimpin yang baik.
Karena hidup dan hancurnya sebuah komuitas ditentukan oleh pemimpin komunitas itu.
Sebuah tanggung jawab moral buatku untuk memilih pemimpin yang baik. Setidaknya, yang terbaik dari yang buruk, karena di negara ini, kayaknya belum ada orang yang bisa jadi pemimpin yang baik.
Ini dari pengalaman kemarin juga, gara-gara aku gak sempet milih di Pemilu KM-ITB, akhirnya Kemahasiswaan ITB dipimpin perempuan.
Gak masalah juga sih, tapi aku merasa kalo calon yang lain itu lebih baik.
Dan sekarang, di Pemilihan Gubernur Jabar, aku gak ingin kejadian di ITB terulang lagi.
Dari kampanye-kampanye kemaren, yang aku lihat cukup bagus untuk memimpin Jabar -menurutku-, hanya satu calon saja, yaitu HaDe dari PKS dan PAN.
Kampanye-kampanye mereka cukup bagus dengan banyak melibatkan kegiatan-kegiatan sosial.
Tidak seperti calon lain yang kampanye pake Nita Thalia, ato cewek-cewek berbaju minim.
Hiiii...masak aku dipimpin sama orang kayak gitu.
Akhirnya, dengan bulat hati, aku bertekad untuk memilih dan menggunakan hak suaraku.
Tapi, apa mau dikata. Aku sudah berniat dan take action, namun niatku tidak terlaksana.
Setelah sampe di asrama-tempatku tinggal- aku nonton TV, tepatnya TV One dan Metro, ternyata pilihanku unggul dalam perhitungan suara.
Masih Quick Round sih, tapi itu sudah menggambarkan bagaimana masyarakat memandang calon pemimpinnya.
Memperlihatkan bagaimana masyarakat ingin suasana baru dengan wajah baru yang memimpin Jabar.
Walopun aku orang asli berdarah Jawa tengah, tapi aku lahir dan besar di Jabar.
Demi Jabar yang lebih baik, semoga pemimpin yang terbaik akhlaknya yang memimpin Jabar.
Kata Da'i, kalo pengen Aman, pilih HaDe....=D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar